CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Monday, August 15, 2011

Manfaat Kurma Selama Masa Kehamilan dan menyusui.. :)

Assalamu'alaikum Dear...

Selama bulan ramadhan, kurma merupakan salah satu hidangan dalam berbuka puasa. Penelitian yang ada menyatakan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi kurma di awal kehamilan akan mendapatkan cukup asupan energi untuk beraktivitas karena kurma memiliki kandungan gula yang tinggi.

Ibu hamil  bebas mengonsumsi segala jenis olahan kurma, baik yang masih segar maupun yang sudah dikeringkan. Sekarang ini, olahan kurma sudah ada yang berupa minuman. Untuk yang jenis inipun, ibu hamil bebas mengonsumsinya.

Pada kurma kering terdapat kandungan 70% karbohidrat, sedangkan pada kurma basah ada kandungan 60% karbohidrat dalam bentuk glukosa dan fruktosa. Kedua jenis gula ini tidak berbahaya karena hasil olahan alami. Glukosa dan fruktosa alami ini sangat mudah diserap oleh tubuh. Dan fungsinya adalah untuk menggantikan energi yang hilang. Itulah mengapa, orang berpuasa dianjurkan untuk berbuka dengan kurma terlebih dahulu. Dan bagi ibu hamil, energi dari gula yang dihasilkan, bermanfaat untuk menambah kekuatan pada saat persalinan.

                                      

Kurma sendiri memiliki kandungan nutrisi yang baik. Di dalamnya terdapat sodium, karbohidrat, serat, protein, asam folat, kalsium, zat besi, and vitamin A, C, E, dan K. Kandungan seratnya yang tinggi dapat memperlancar pencernaan sehingga ibu hamil terhindar dari konstipasi. Asam folat berguna dalam perkembangan sistem saraf bayi dan mencegahnya terlahir dengan kelainan (cacat). Sedangkan zat besi sangat berguna untuk mengikat oksigen sehingga ibu hamil terhindar dari anemia.

Boleh mengonsumsi kurma bukan berarti tanpa aturan. Kita tahu segala yang berlebihan sangat tidak baik. Karena itu, dalam mengonsumsi kurma, ibu hamil tidak boleh berlebihan. Jikalau ibu hamil mengonsumsi kurma secara berlebihan, maka akibatnya berupa kelebihan berat badan, kadar gula dalam darah meningkat, dan bisa saja terkena diabetes. Dengan pertimbangan ini pula, ibu hamil yang memiliki kelebihan berat badan dan diabetes tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi kurma berlebihan.

Dan yang tak kalah penting, kurma mengandung suatu hormon yang sering disebut dengan hormon potuchin, yang menurut para pakar medis, hormon ini berfungsi untuk mengikat rahim dan otot rahim sehingga dapat membantu mengurangi pendarahan pasca melahirkan. Selain itu, ada hormon oksitosin yang dapat membantu merangsang kontraksi pada otot-otot rahim sehingga mempermudah persalinan. Hormon ini juga akan membantu memacu kontraksi di pembuluh darah vena yang ada di sekitar payudara ibu, sehingga memacu kelenjar air susu untuk memproduksi ASI.

Rasullah s.a.w menganjurkan bagi para isteri yang mengandung untuk makan buah kurma.
Kata Nabi, “Berilah makan buah kurma kepda isteri-isteri kamu yang sedang hamil, karena isteri-isteri kamu yang sedang hamil. Karena sekiranya wanita hamil itu memakan buah kurma, niscaya anak yang akan lahir kelak akan menjadi anak yang penyabar, bersopan santun serta cerdas. Sesungguhnya makanan Siti Maryam takkala melahirkan Nabi Isa a.s adalah buah kurma. Sekiranya, Allah s.w.t., menjadikan suatu buah yang lebih baik dari pada buah kurma, maka Allah telah memberi makan buah itu kepada Siti Maryam.” (H.R. Bukhari).

Wah... wah... ternyata kurma banyak manfaatnya ya... Happy Ramadhan buat semuanya!